SINTORA NEWS – Surabaya
Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap meresahkan warga Surabaya akhirnya terbongkar. Dua pelaku yang selama ini menyasar area parkir swalayan, minimarket, hingga perkantoran berhasil diringkus Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Gubeng di bawah jajaran Polrestabes Surabaya.
Kedua tersangka berinisial UYL dan ALD diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya diduga kuat terlibat dalam serangkaian aksi pencurian sepeda motor di sejumlah titik parkir di Kota Surabaya.
Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto, S.Sos, mengungkapkan bahwa para pelaku diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani di Madura. Namun, di balik itu, mereka menjalankan aksi curanmor dengan modus terstruktur dan berpindah-pindah lokasi.
“Mereka mengincar kendaraan yang diparkir dalam kondisi kunci tertinggal atau dengan merusak rumah kunci menggunakan kunci T dan kunci magnet. Aksi dilakukan di empat lokasi berbeda dalam waktu yang berdekatan,” ujar Kompol Eko kepada wartawan, Rabu (10/12).
Dari hasil pemeriksaan, tersangka UYL mengakui pernah melakukan pencurian sepeda motor di area parkir kantor HigaBox, Kaliraron, saat karyawan tengah beraktivitas. Aksi serupa kembali dilakukan pada Sabtu, 23 dan 26 Oktober 2025 sekitar pukul 03.30 WIB di parkiran Alfamidi Kedung Cowek, memanfaatkan situasi sepi dini hari.
Tak berhenti di situ, pelaku juga beraksi pada siang hari di parkiran Indomaret Jambangan, serta di parkiran Lawson Dharmahusada Surabaya.
Rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi mengungkap bahwa kedua pelaku selalu berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi W-6998-NFC setiap kali melancarkan aksinya.
Setelah melakukan penyelidikan intensif, Tim Opsnal Polsek Gubeng akhirnya berhasil menangkap UYL pada Sabtu, 29 November 2025 sekitar pukul 01.00 WIB, di kawasan Manyar Kertoarjo, Surabaya. Dari hasil interogasi awal, UYL mengakui seluruh perbuatannya dan menyebut ALD sebagai rekan satu sindikat.
Kasus ini mencuat setelah polisi menerima banyak laporan kehilangan kendaraan bermotor. Mayoritas kejadian terjadi saat motor diparkir hanya dalam hitungan menit ketika pemilik berbelanja, sehingga menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat.
Pihak kepolisian mengimbau warga agar lebih waspada, selalu menggunakan kunci ganda, dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di area parkir.
SINTORA NEWS
Tajam, Akurat, dan Tegas
( Redaksi)
Editor : Redaksi