Surabaya — Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban terus diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi. Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, A.Md.IP., S.H., bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Hengki Giantoro, A.Md.IP., S.H., M.H., melaksanakan koordinasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimobda Jawa Timur, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan koordinasi yang berlangsung di Markas Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur tersebut bertujuan memperkuat sinergi pengamanan guna menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Rutan Kelas I Surabaya serta wilayah sekitarnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Rombongan Rutan Kelas I Surabaya disambut langsung oleh Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimobda Jawa Timur, Setiawan, S.H. Dalam pertemuan tersebut, Komandan Kompi 4 menyampaikan apresiasi serta komitmen untuk terus bersinergi dengan jajaran pemasyarakatan, termasuk kesiapsiagaan unsur Brimob dalam mendukung pengamanan rutan apabila dibutuhkan.
Selain itu, ditekankan pula pentingnya penguatan koordinasi dengan aparat kewilayahan agar respons terhadap potensi gangguan keamanan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi. Sinergi lintas instansi dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas, khususnya pada objek vital seperti rumah tahanan negara.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya menegaskan bahwa koordinasi ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan pengamanan. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan tercipta lingkungan rutan yang aman, tertib, dan mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan secara optimal.
Sinergi Rutan Kelas I Surabaya dan Satbrimobda Jawa Timur ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas lingkungan rutan melalui koordinasi yang berkesinambungan dan terintegrasi.
Sintora News — Tajam dan Akurat
(Redaksi)
Editor : Redaksi