Jakarta – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia terus memperkuat sistem pertahanan komunikasi nasional. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui penguatan sinergi dengan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dalam rangka kesiapsiagaan komunikasi darurat negara.
Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Pengurus Pusat ORARI yang dipimpin Ketua Umum ORARI, Donny Imam Priambodo, ke Kantor BSSN Ragunan, Jakarta, Rabu (7/1/2026). Rombongan ORARI diterima langsung oleh Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi.
Dalam pertemuan tersebut, BSSN menegaskan bahwa pengamanan negara tidak hanya bertumpu pada keamanan siber berbasis digital, tetapi juga mencakup penguatan persandian dan komunikasi sinyal, termasuk pemanfaatan radio komunikasi sebagai sistem cadangan strategis.
Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi menyampaikan, komunikasi radio memiliki nilai taktis yang sangat penting, terutama saat jaringan internet dan infrastruktur digital lumpuh akibat bencana alam, gangguan teknis, maupun kondisi darurat lainnya. Menurutnya, radio menjadi salah satu instrumen vital untuk menjaga kesinambungan komunikasi nasional.
Sementara itu, Ketua Umum ORARI Donny Imam Priambodo menyatakan kesiapan penuh ORARI untuk berperan aktif dalam sistem emergency communication nasional. Ia menegaskan, sejak awal berdirinya, ORARI memang dirancang sebagai organisasi yang berfokus pada pencegahan terputusnya komunikasi di situasi krisis.
“Radio amatir memiliki keunggulan karena dapat beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada listrik maupun jaringan internet. Inilah yang menjadikan ORARI sebagai jalur komunikasi terakhir saat sistem modern tidak lagi berfungsi,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kerja sama teknis, sinergi BSSN dan ORARI memiliki landasan historis yang kuat. Kedua institusi diikat oleh sosok Mayor Jenderal TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati, yang dikenal sebagai Bapak Persandian Indonesia sekaligus perintis institusi sandi negara—cikal bakal BSSN. Almarhum juga tercatat sebagai Ketua Umum pertama ORARI, menandai eratnya hubungan antara dunia persandian negara dan komunitas radio amatir sejak awal kemerdekaan.
Fakta sejarah tersebut menegaskan bahwa kolaborasi BSSN dan ORARI hari ini bukan sekadar kerja sama baru, melainkan kelanjutan dari visi besar para pendiri bangsa dalam menjaga kedaulatan informasi dan kemandirian komunikasi nasional.
Dengan sinergi ini, BSSN dan ORARI diharapkan mampu memperkuat sistem komunikasi darurat nasional yang tangguh, adaptif, dan siap digunakan dalam berbagai situasi krisis demi menjaga stabilitas dan keamanan negara.
Sintora News — Tajam dan Akurat.
(Redaksi)
Editor : Redaksi