SURABAYA — Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menewaskan seorang pria di kawasan Wonokusumo, Surabaya. Seorang pria berinisial HD (40), warga Kabupaten Sampang, Madura, ditetapkan sebagai otak pelaku dan telah berhasil diringkus aparat.
Korban diketahui bernama UF (32), warga Kenjeran, Surabaya. Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 18 Januari 2026, di Jalan Wonokusumo Jaya.
HD ditangkap di rumahnya yang berada di Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan intensif.
KBO Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Meldy, mengungkapkan bahwa motif pembunuhan dipicu persoalan utang piutang sebesar Rp40 juta yang tak kunjung diselesaikan oleh korban.
> “Pelaku emosi karena korban tidak membayar utang dan bahkan memblokir nomor ponsel pelaku,” ungkap Ipda Meldy.
Pembunuhan tersebut ternyata direncanakan secara matang. HD tidak beraksi sendiri, melainkan dibantu dua rekannya, JD dan HS, yang kini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). Ketiganya berangkat dari Sampang menuju Surabaya menggunakan mobil.
Dalam pembagian peran, JD bertugas memancing korban agar keluar rumah, sementara HD dan HS bersiap melakukan eksekusi.
Aksi keji itu terjadi sekitar pukul 04.12 WIB. Saat korban melintas di kawasan Wonokusumo Jaya, HD langsung menyergap hingga korban terjatuh. Korban sempat melakukan perlawanan, namun HS kemudian menebas dada kiri korban menggunakan senjata tajam.
Meski mengalami luka parah, korban masih sempat merangkak sejauh kurang lebih 100 meter untuk meminta pertolongan warga. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Hasil autopsi mengungkap luka tusuk di dada kiri yang menembus jantung, menjadi penyebab utama kematian korban.
Saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya dan mendalami kemungkinan adanya motif tambahan serta peran detail masing-masing tersangka.
Sintora News
Tajam • Akurat • Terpercaya
( Redaksi)
Editor : Redaksi