JAMBRET NGAGEL DITABRAK POLISI, KERNET TRUK TAK BERKUTIK

Reporter : Redaksi

SINTORA NEWS — Aksi penjambretan yang terjadi di kawasan Jalan Ngagel Mulyo Gang 10, Surabaya, berakhir dramatis. Seorang pelaku berhasil diringkus aparat setelah upayanya kabur digagalkan petugas yang sedang berpatroli, Minggu (8/2/2026) siang.

 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Korban, Farhan (23), warga setempat, saat itu tengah menggunakan telepon genggamnya di depan rumah. Tanpa diduga, seorang pria yang mengendarai sepeda motor mendekat dan langsung merampas ponsel merek Vivo miliknya.

 

Menurut keterangan warga, pelaku sebelumnya terlihat mondar-mandir di sekitar lokasi seolah mengamati situasi. Begitu melihat kesempatan, ia langsung melancarkan aksinya dan tancap gas meninggalkan tempat kejadian.

 

Korban yang kaget spontan berteriak “maling” sambil berusaha mengejar. Teriakan tersebut memancing perhatian warga sekitar yang turut membantu pengejaran.

 

Kebetulan, anggota Reskrim Polsek Gubeng yang sedang melakukan patroli rutin di dekat Apotek Kimia Farma mendengar keributan tersebut. Tanpa menunggu lama, petugas langsung bergerak melakukan pengejaran.

 

Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Untuk menghentikan laju pelaku, polisi mengambil tindakan tegas dengan menabrakkan kendaraan dinas ke sepeda motor yang dikendarai pelaku hingga terjatuh. Pelaku pun berhasil diamankan di kawasan Jalan Ngagel Jaya Selatan.

 

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui bernama Wahyu Tri Hartanto (25), warga Ngagel Rejo, Surabaya. Ia sehari-hari bekerja sebagai kernet truk pada agen LPG.

 

Kapolsek Gubeng, Kompol Eko Sudarmanto, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku mengaku nekat melakukan penjambretan karena alasan ekonomi.

 

Akibat perbuatannya, pelaku kini harus mempertanggungjawabkan tindakannya di hadapan hukum. Ia dijerat Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

 

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada saat menggunakan barang berharga di ruang terbuka. Sementara itu, aparat kepolisian memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan guna menekan angka kejahatan jalanan di Kota Surabaya.

 

 

 

SINTORA NEWS — Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Info Publik
Berita Populer
Berita Terbaru