SURABAYA, SINTORA NEWS —
Perang terhadap peredaran narkotika kembali ditegaskan aparat kepolisian. Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap kasus peredaran sabu-sabu di wilayah Kota Surabaya dan meringkus seorang pemuda yang diduga kuat berperan sebagai pengedar.
Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang kerap terjadi di kawasan permukiman. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan tertutup hingga akhirnya melakukan penindakan di salah satu lokasi di wilayah barat Kota Surabaya.
Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan seorang pria berusia 18 tahun. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 7 poket sabu-sabu yang telah dikemas rapi dan siap diedarkan. Selain itu, turut diamankan timbangan elektrik, plastik klip kosong, serta perlengkapan pendukung lainnya yang menguatkan dugaan bahwa tersangka tidak hanya sebagai pengguna, melainkan bagian dari mata rantai peredaran narkotika.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Sabu-sabu itu dibeli dalam jumlah tertentu, kemudian dipecah menjadi paket-paket kecil untuk dijual kembali demi meraup keuntungan.
Aparat kepolisian menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memutus jaringan peredaran narkoba, khususnya di wilayah pelabuhan dan kawasan padat penduduk yang rawan dijadikan sasaran peredaran gelap.
“Tersangka beserta barang bukti telah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap pemasok dan jaringan di atasnya,” tegas pihak kepolisian.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara warga dan aparat penegak hukum dinilai menjadi kunci utama dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya laten narkoba.
SINTORA NEWS
Berani • Tajam • Akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi