DUA BANDIT CURI MOTOR VIRAL DI WIYUNG DIBEKUK! UANG HASIL JUALAN DIPAKAI PESTA MIRAS DAN BELI SABU

Reporter : Redaksi

SINTORA NEWS – Surabaya

 

Aksi dua pelaku pencurian sepeda motor yang sempat viral di kawasan Wiyung, Surabaya, akhirnya berakhir. Tim kepolisian berhasil meringkus keduanya setelah identitas mereka terungkap melalui rekaman CCTV di lokasi kejadian.

 

Kedua tersangka adalah Dhany Sukma Wijaya (22), warga Tambak Asri yang indekos di Jalan Genting I, serta Ahmad Rivaldi (25), warga Ujung Semampir. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Dhany pada Rabu (11/2) dini hari di kamar kosnya tanpa perlawanan berarti.

 

Dari lokasi penangkapan, polisi menyita satu unit Honda Beat yang digunakan sebagai sarana saat beraksi. Hasil pemeriksaan dan pengembangan kemudian mengarah pada keberadaan Rivaldi yang akhirnya berhasil diamankan di tempat persembunyiannya.

 

Kasus ini mencuat setelah keduanya terekam kamera pengawas saat mencuri sepeda motor Honda Scoopy milik Irul (37) di Jalan Wiyung I Mangga, Surabaya, Selasa (10/1) pagi. Rekaman tersebut viral di media sosial dan memicu keresahan warga.

 

Dari hasil penyelidikan, pasangan ini ternyata bukan pemain baru. Polisi mengungkap, mereka telah beraksi sedikitnya delapan kali di berbagai wilayah Surabaya, seperti Wiyung, Jambangan, Dukuh Pakis, Lakarsantri, hingga Wonocolo.

 

Mereka kerap beroperasi pada dini hari dengan menyasar sepeda motor yang terparkir di halaman rumah maupun area kos. Modus yang digunakan terbilang klasik, yakni merusak rumah kunci menggunakan alat khusus berbentuk letter T.

 

Setiap unit motor hasil curian langsung dijual kepada penadah. Motor terakhir yang mereka jual dihargai sekitar Rp3 juta. Uang tersebut kemudian dibagi dua dan digunakan untuk berfoya-foya, membeli minuman keras, serta mengonsumsi sabu.

 

Diketahui, Ahmad Rivaldi merupakan residivis dalam kasus pencurian telepon seluler. Status tersebut membuatnya kembali harus berhadapan dengan proses hukum yang lebih berat.

 

Kini keduanya mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah serta potensi lokasi aksi lainnya yang belum terungkap.

 

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di luar rumah maupun area kos. Penggunaan kunci ganda dan parkir di tempat aman menjadi langkah antisipasi penting guna mencegah aksi serupa.

 

 

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

(Redaksi)

Editor : Redaksi

Info Publik
Berita Populer
Berita Terbaru