Surabaya, Sintora News – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah kembali terasa di wilayah Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Simokerto bersama Polsek Simokerto dan jajaran Badan Otonom (Banom) NU menggelar buka puasa gratis di halaman Mapolsek Simokerto.
Kegiatan yang berlangsung sejak 22 Februari hingga 12 Maret 2026 ini menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat umum, khususnya mereka yang masih beraktivitas saat waktu Magrib tiba. Setiap sore, panitia menyiapkan ratusan paket makanan berbuka dan mengatur lokasi agar masyarakat dapat menikmati hidangan dengan nyaman dan tertib.
Rangkul Ojol hingga Tukang Becak
Buka puasa bersama ini tidak hanya menyasar pengguna jalan. Tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), pekerja harian, hingga warga sekitar turut merasakan manfaatnya. Mereka duduk berdampingan tanpa sekat, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Momentum ini menjadi bukti bahwa Ramadhan bukan sekadar ibadah personal, tetapi juga penguat solidaritas sosial. Di tengah kesibukan kota, kehadiran ruang berbuka bersama seperti ini menjadi oase bagi masyarakat yang belum sempat pulang ke rumah saat adzan Magrib berkumandang.
Kolaborasi Solid Banom NU dan Kepolisian
Sejumlah Banom NU terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Unsur yang terlibat antara lain Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, Pergunu, Pagar Nusa, Banser, IPNU, hingga NU Care-Lazisnu. Seluruh elemen tersebut berbagi tugas, mulai dari persiapan konsumsi, pengaturan tempat, hingga pelayanan kepada masyarakat.
Kapolsek Simokerto, kompol Zainul Rufik, turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan. Bersama anggotanya, ia memastikan arus lalu lintas di sekitar Mapolsek tetap lancar sehingga acara berjalan tertib tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya. Kehadiran aparat menjadi simbol sinergi dan pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat.
Komitmen Pelayanan untuk Masyarakat
Erwin Rahmat Ghozali dari Banom Pagar Nusa menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk umum.
“Tujuan utama kami adalah berbagi kebersamaan dengan masyarakat luas, terutama pengguna jalan yang belum sempat berbuka di rumah,” ujarnya, Sabtu (28/02/2026).
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Simokerto, Zainal Arifin, memastikan bahwa program ini telah menjadi agenda rutin setiap Ramadhan.
“Alhamdulillah, kegiatan sosial ini kami laksanakan setiap tahun. Kami ingin memperkuat keterikatan antara pengurus NU dan masyarakat,” tegasnya kepada awak media.
Sinergi Tiga Pilar dan Dukungan Donatur
Panitia juga mengundang unsur Forkopimcam atau tiga pilar, seperti camat, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP. Meski kehadiran disesuaikan dengan jadwal tugas masing-masing, koordinasi lintas instansi tetap berjalan dengan baik.
MWCNU Simokerto menetapkan kegiatan ini sebagai program tahunan. GP Ansor memimpin pelaksanaan teknis di lapangan, sementara pengurus MWCNU mendukung dari sisi koordinasi dan pendanaan. Dukungan juga datang dari para donatur internal, pengusaha lokal, hingga platform sosial Mata Hati.
Melalui sinergi antara Banom NU dan Polsek Simokerto, semangat gotong royong dan empati sosial terus diperkuat, menjadikan Ramadhan sebagai momentum mempererat ukhuwah dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat Surabaya.
Sintora News
Berani tajam dan akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi