CHINA MENGGUNCANG DUNIA! KUTUK KERAS SERANGAN ISRAEL–AS KE IRAN, DESAK AKSI MILITER DIHENTIKAN SEKETIKA

Reporter : Redaksi

SINTORA NEWS – Internasional

 

Pemerintah China melontarkan kecaman terbuka atas serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

 

Sikap tegas Beijing tersebut menandai meningkatnya ketegangan geopolitik global, di tengah memanasnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa kedaulatan dan integritas wilayah Iran tidak boleh dilanggar oleh pihak mana pun. Beijing juga secara eksplisit mendesak penghentian segera seluruh operasi militer yang dinilai berpotensi memperburuk konflik.

 

“China menyerukan penghentian segera aksi militer dan meminta semua pihak menahan diri,” demikian pernyataan resmi yang dikutip dari kantor berita nasional.

 

 

 

Serangan Hantam Teheran

 

Sebelumnya, serangan gabungan dilaporkan mengguncang sejumlah titik strategis di ibu kota Iran, Teheran. Ledakan terdengar di beberapa kawasan penting, termasuk lokasi yang berada di sekitar pusat kekuasaan pemerintahan Iran.

 

Target yang disebut-sebut menjadi sasaran mencakup fasilitas militer dan titik yang diklaim berkaitan dengan pengembangan sistem pertahanan serta balistik Iran.

 

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataannya menyebut operasi gabungan tersebut sebagai langkah strategis untuk mengakhiri ancaman yang menurutnya berasal dari kepemimpinan Iran. Operasi itu dinamai Operation Lion’s Roar, sebuah sandi militer yang diklaim bertujuan melumpuhkan kemampuan strategis Teheran.

 

Netanyahu menegaskan bahwa fasilitas milik Garda Revolusi Iran dan pasukan paramiliter Basij termasuk dalam daftar sasaran. Ia menyebut Iran sebagai ancaman serius bagi stabilitas kawasan dan kepentingan Israel maupun Amerika Serikat.

 

 

China Desak Dialog, Bukan Bom

 

Beijing tidak hanya mengecam serangan, tetapi juga memperingatkan bahaya eskalasi yang lebih luas. Pemerintah China menilai aksi militer sepihak dapat memicu ketidakstabilan regional dan berdampak global, termasuk terhadap ekonomi dan keamanan internasional.

 

China mendorong semua pihak kembali ke meja perundingan dan membuka jalur diplomasi untuk meredam konflik.

 

Seruan tersebut mempertegas posisi China sebagai pihak yang mendorong pendekatan dialogis dibanding konfrontasi terbuka.

 

 

 

Dunia Menahan Napas

 

Ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran bukanlah babak baru dalam dinamika Timur Tengah. Namun, keterlibatan langsung dua kekuatan militer besar dalam satu operasi gabungan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik.

 

Sejumlah pengamat menilai, respons Iran selanjutnya akan menjadi penentu arah situasi kawasan. Sementara itu, komunitas internasional kini menanti apakah jalur diplomasi masih memiliki ruang di tengah bara yang terus menyala.

 

Jika eskalasi tak terkendali, bukan tidak mungkin dampaknya merambat pada stabilitas energi global dan keamanan kawasan yang sudah lama rapuh.

 

 

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Info Publik
Berita Populer
Berita Terbaru