SINTORA NEWS – Ternate.
Nama institusi kepolisian kembali menjadi sorotan setelah dua oknum anggota Polri diduga kedapatan melakukan tindakan tidak pantas di dalam sebuah mobil yang terparkir di lingkungan Markas Komando Polres Ternate.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026, di area belakang gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Ternate. Informasi yang dihimpun media ini dari sumber internal menyebutkan, kejadian itu bermula saat Wakapolres Ternate hendak melaksanakan olahraga rutin di sekitar mako.
Saat melintas di kawasan parkir belakang, Wakapolres mencurigai sebuah kendaraan yang terlihat tidak wajar. Mobil tersebut dilaporkan beberapa kali berpindah posisi dan berada di area yang relatif sepi dari aktivitas pelayanan.
Merasa ada kejanggalan, Wakapolres kemudian meminta anggota piket bersama Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pemeriksaan langsung.
Dua Brigpol Diamankan
Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati dua anggota Polri berada di dalam kendaraan tersebut. Keduanya masing-masing berinisial Brigpol AI, yang bertugas di unsur Pengamanan Internal (Paminal), serta Brigpol RK, seorang polisi wanita dari satuan Intelijen.
Keduanya diduga melakukan perbuatan yang tidak pantas dan berpotensi melanggar kode etik profesi Polri.
Situasi sempat memanas ketika Brigpol AI disebut mencoba meninggalkan lokasi dengan mengemudikan mobil secara tergesa-gesa. Kendaraan yang dikemudikannya bahkan hampir mengenai anggota Propam yang berada di sekitar lokasi. Upaya tersebut akhirnya berhasil dihentikan sebelum menimbulkan insiden lebih lanjut.
Sama-Sama Berstatus Keluarga
Fakta yang tak kalah mengejutkan, kedua oknum tersebut diketahui telah berkeluarga. Brigpol RK disebut baru saja melahirkan, sementara istri sah Brigpol AI dikabarkan tengah mengandung.
Peristiwa ini pun memantik perhatian luas, mengingat sebagai aparat penegak hukum, anggota Polri dituntut menjaga disiplin, moralitas, dan kehormatan institusi, baik di dalam maupun di luar tugas kedinasan.
Langkah Organisasi Ditempuh
Sebagai tindak lanjut, pimpinan Polres Ternate mengambil langkah organisasi dengan memutasikan kedua anggota tersebut.
Brigpol AI dipindahkan ke Polsek Pulau Moti, sementara Brigpol RK dimutasikan ke Satuan Samapta Polres Ternate. Selain mutasi, proses pemeriksaan internal terkait dugaan pelanggaran etik dikabarkan tengah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum adalah harga mati. Setiap pelanggaran yang dilakukan oknum, sekecil apa pun, berpotensi mencederai marwah institusi secara keseluruhan.
Masyarakat kini menanti transparansi dan ketegasan penanganan kasus ini agar komitmen menjaga integritas benar-benar dibuktikan, bukan sekadar slogan.
SINTORA NEWS
Berani, Tajam, dan Akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi