SINTORA NEWS | JAWA TIMUR —
Aksi tegas aparat kepolisian kembali ditunjukkan dalam penegakan hukum di Jawa Timur. Seorang pelaku pembacokan terhadap anggota Polres Lumajang dilaporkan tewas setelah ditembak petugas saat proses penangkapan.
Pelaku berinisial AS (30) ditembak mati oleh tim Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur karena melakukan perlawanan aktif dan berupaya menyerang petugas menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Peristiwa tersebut terjadi saat aparat melakukan pengembangan kasus pembacokan yang menimpa Aiptu Susanto, anggota Polres Lumajang, yang sebelumnya diserang ketika melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Menurut informasi kepolisian, saat akan diamankan, AS justru bertindak agresif dan mengancam keselamatan petugas. Demi melindungi diri dan memastikan keamanan tim di lapangan, aparat terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Kasus ini merupakan bagian dari rangkaian pengungkapan tindak kejahatan curanmor yang kerap disertai kekerasan dan senjata tajam di wilayah Lumajang dan sekitarnya. Hingga kini, polisi masih memburu satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun aparat penegak hukum.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui keberadaan pelaku yang masih buron, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
SINTORA NEWS
Tajam • Akurat • Tegas
( Redaksi)
Editor : Redaksi