ANCAMAN NYATA DI ERA DIGITAL: KOMBES ARSAL SAHBAN UNGKAP BAHAYA BLOCKCHAIN DAN RAIH NASTRAP TERBAIK

SINTORA NEWS | Lembang

Kamis, 18 Desember 2025 | 16.00 WIB

 

“Blockchain bukan lagi sekadar teknologi, melainkan medan pertempuran baru,” tegas Kombes Pol. Dr. M. Arsal Sahban, S.H., S.I.K., M.M., M.H., saat menerima Penghargaan NASTRAP Terbaik dalam pendidikan Sespimti Polri Dikreg 34 Gelombang II di Lembang, Jawa Barat.

 

Pernyataan tersebut menegaskan meningkatnya kewaspadaan terhadap kejahatan finansial berbasis siber yang kini semakin masif memanfaatkan teknologi blockchain.

 

Di tengah pandangan publik yang masih melihat blockchain sebagai inovasi masa depan, Arsal Sahban justru menyoroti ancaman serius di balik teknologi tersebut. Anonimitas, sistem desentralisasi, serta kecepatan transaksi dinilai membuka ruang bagi kejahatan seperti peretasan, pencucian aset digital, dan transfer dana ilegal lintas negara yang sulit dilacak.

 

“Kita harus mengubah cara pandang. Blockchain tidak hanya membawa peluang, tetapi juga dapat menjadi kuda troya yang merusak sistem keuangan nasional jika tidak diantisipasi secara serius,” ujar Arsal Sahban.

 

Dalam karya strategisnya, Arsal Sahban menawarkan pendekatan proaktif dan komprehensif untuk menghadapi kejahatan blockchain. Strategi tersebut mencakup pembentukan tim khusus untuk pengujian keamanan blockchain secara etis, penguatan sistem intelijen ancaman digital, pengembangan forensik berbasis algoritma untuk melacak transaksi kompleks, penyediaan ruang uji regulasi bagi inovasi blockchain, serta peningkatan literasi dan kebersihan siber di tengah masyarakat.

 

Ia menegaskan, tantangan kejahatan berbasis blockchain tidak dapat ditangani secara parsial.

 

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan lembaga keuangan, regulator, akademisi, dan komunitas blockchain agar tercipta ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan,” tegasnya.

 

Gagasan tersebut sejalan dengan visi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan Polri Presisi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

 

Kasespim Polri Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., turut mengapresiasi kontribusi Arsal Sahban.

 

“Karya strategis ini menunjukkan bahwa Polri memiliki sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan keamanan nasional di era perubahan teknologi yang sangat cepat,” ujarnya.

 

Penghargaan NASTRAP Terbaik yang diraih Kombes Pol. Dr. M. Arsal Sahban diharapkan menjadi inspirasi bagi jajaran Polri untuk terus berinovasi dan memperkuat peran dalam menjaga keamanan ekonomi digital Indonesia.

 

SINTORA NEWS

Tajam dan Akurat

 

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru