SURABAYA – Sintora News | Tajam dan Akurat
Dalam upaya memperkuat integritas serta memastikan profesionalisme aparatur pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya melaksanakan tes urin bagi seluruh pegawai, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkotika dan berorientasi pada pelayanan publik yang berintegritas.
Sebanyak 153 petugas mengikuti tes urin yang dilaksanakan di lingkungan Rutan Kelas I Surabaya. Pelaksanaan kegiatan tersebut berada di bawah pengawasan langsung Kepala Rutan sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam menjaga disiplin, etika, dan tanggung jawab seluruh jajaran. Tes urin ini dilakukan secara menyeluruh tanpa terkecuali, sebagai bagian dari langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja.
Kegiatan ini menegaskan bahwa integritas aparatur bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam menjalankan tugas pembinaan, pengamanan, serta pelayanan kepada warga binaan. Dengan aparatur yang bersih dan profesional, diharapkan seluruh proses pemasyarakatan dapat berjalan transparan, humanis, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pelaksanaan tes urin juga sejalan dengan komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang akuntabel dan bebas dari praktik-praktik menyimpang. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk keseriusan institusi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan.
Melalui langkah nyata ini, Rutan Kelas I Surabaya menunjukkan kesiapannya untuk terus bergerak dan berbenah, memastikan bahwa seluruh aparatur menjadi teladan dalam penegakan integritas. Dengan sumber daya manusia yang bersih dari narkoba, pelayanan kepada masyarakat dan pembinaan warga binaan diharapkan semakin optimal dan berdampak positif secara berkelanjutan.
— Sintora News | Tajam dan Akurat
(Redaksi)
Editor : Redaksi