BANYUWANGI — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur menggelar Panen Raya Serentak Ketahanan Pangan Pemasyarakatan yang dipusatkan di SAE Paswangi, Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Kamis (15/1). Kegiatan ini menjadi bukti konkret komitmen pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus pembinaan kemandirian warga binaan.
Panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, dan dihadiri jajaran Forkopimda, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur, termasuk Kepala Rutan Kelas I Surabaya (Medaeng), Tristiantoro Adi Wibowo, yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap program strategis ini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan partisipasi Zoom Panen Raya Serentak Nasional yang dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dari Lapas Cirebon. Momentum ini menegaskan arah kebijakan nasional pemasyarakatan yang berorientasi pada produktivitas, kemandirian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Fokus utama panen raya di Banyuwangi ditandai dengan keberhasilan memanen 3 ton semangka non-biji dari lahan hibah seluas 21.559 meter persegi. Lahan tersebut dikelola secara terintegrasi, mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan.
Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Kadiyono juga meresmikan Dapur Sehat Pemasyarakatan. Fasilitas ini dirancang untuk menjamin standar kualitas gizi, kebersihan, dan keamanan pangan bagi warga binaan, sejalan dengan Asta Cita Presiden RI serta implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa program ketahanan pangan pemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam membentuk warga binaan yang produktif, terampil, dan siap kembali ke masyarakat. Kehadirannya mencerminkan komitmen Rutan Medaeng dalam mendukung penuh kebijakan Kanwil Ditjenpas Jatim demi pemasyarakatan yang lebih mandiri dan berdaya guna.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, memberikan apresiasi atas optimalisasi lahan hibah yang tidak hanya berdampak pada pembinaan warga binaan, tetapi juga mampu menggerakkan potensi ekonomi lokal dan UMKM di sekitar wilayah.
Melalui sinergi lintas sektor yang dibangun Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, seluruh UPT Pemasyarakatan diharapkan terus berkontribusi nyata dalam menyiapkan warga binaan yang sehat, terampil, dan berdaya saing, sehingga saat kembali ke masyarakat mampu memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan.
SINTORA NEWS
Tajam • Akurat • Berimbang
(Redaksi)
Editor : Redaksi