Pisah Sambut di Rutan Surabaya, Regenerasi SDM Ditegaskan Demi Layanan Pemasyarakatan Berintegritas

SURABAYA — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menggelar rangkaian acara pisah sambut pegawai dan pejabat struktural, Selasa (27/1/2026), bertempat di Aula Gedung Utama Rutan Kelas I Surabaya. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

 

Acara dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian lima pegawai yang memasuki masa purna bakti, serta pelepasan Kepala Seksi Pengelolaan, Wahyu Rusdiantoro, yang mendapat amanah tugas baru. Pada kesempatan yang sama, Rutan Surabaya juga secara resmi menyambut Dimas Alseta Putra sebagai Kepala Seksi Pengelolaan yang baru.

 

Dalam sambutannya, Kepala Rutan menegaskan bahwa mutasi jabatan dan regenerasi pegawai merupakan bagian dari sistem pembinaan karier yang berkelanjutan. Menurutnya, dinamika organisasi harus terus dijaga agar mampu menjawab tantangan tugas pemasyarakatan yang semakin kompleks dan menuntut profesionalisme tinggi.

 

“Pergantian dan penyegaran jabatan bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, adaptif, dan berintegritas,” ujar Tristiantoro.

 

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pegawai purna bakti atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama bertahun-tahun mengabdi di Rutan Surabaya. Pengabdian tersebut dinilai telah menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan kinerja organisasi.

 

Melalui struktur organisasi yang berkesinambungan, Rutan Kelas I Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan, mulai dari pembinaan warga binaan, pengelolaan keamanan dan ketertiban, hingga pelayanan administrasi yang akuntabel, transparan, dan humanis kepada masyarakat.

 

Kegiatan pisah sambut ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga simbol estafet pengabdian demi terwujudnya pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkeadilan.

 

 

 

 

SINTORA NEWS

 

Tajam, Akurat, dan Terpercaya

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru