Perkuat Budaya Literasi, Rutan Kelas I Surabaya Jalin Koordinasi Peminjaman Buku dengan Perpustakaan Sidoarjo

SIDOARJO – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Salah satunya melalui penguatan budaya literasi dengan melaksanakan koordinasi permohonan dan peminjaman buku bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Rabu (4/2/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sidoarjo tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Surabaya, Muhammad Ridla Gorjie, beserta jajaran. Koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembinaan intelektual warga binaan melalui penyediaan bahan bacaan yang berkualitas dan beragam.

 

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas secara mendalam mekanisme permohonan serta sistem peminjaman buku, jenis koleksi yang dapat dimanfaatkan, hingga jangka waktu peminjaman. Koleksi yang direncanakan meliputi buku edukatif, keagamaan, keterampilan, serta pengetahuan umum yang relevan dengan kebutuhan pembinaan di dalam rutan.

 

Muhammad Ridla Gorjie menyampaikan bahwa akses terhadap bahan bacaan yang memadai merupakan salah satu instrumen penting dalam proses pembinaan. Menurutnya, literasi bukan hanya sarana menambah wawasan, tetapi juga mampu membentuk pola pikir positif, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik bagi warga binaan.

 

“Melalui koordinasi ini, kami berharap warga binaan Rutan Surabaya dapat memperoleh akses literasi yang lebih luas dan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berdampak nyata,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sidoarjo menyambut baik inisiatif Rutan Surabaya tersebut. Sinergi antarinstansi ini dinilai sejalan dengan misi peningkatan minat baca masyarakat, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan.

 

Ke depan, Rutan Kelas I Surabaya akan menindaklanjuti hasil koordinasi ini melalui penyusunan kerja sama resmi, inventarisasi kebutuhan buku, serta penguatan pengelolaan perpustakaan internal. Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan program pembinaan berjalan optimal sekaligus memberikan manfaat nyata dalam proses reintegrasi sosial warga binaan.

 

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Rutan Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pelayanan pembinaan, sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik.

 

 

 

 

SINTORA NEWS

Tajam dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru