SURABAYA – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Surabaya. Kali ini, pelaku beraksi di Jalan Simolawang Gang 6, Kota Surabaya, pada Rabu (4/2/2026) siang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.07 WIB. Sepeda motor yang dicuri merupakan Honda Beat warna merah hitam tahun 2022 dengan nomor polisi L 3461 AAU, milik Manhuri, yang akrab disapa Man Hori, warga setempat.
Berdasarkan rekaman CCTV milik warga, pelaku diketahui masuk ke kawasan Simolawang Gang 6 sekitar pukul 13.52 WIB. Saat itu, pelaku mengenakan jaket hoodie berwarna hijau stabilo, berjalan santai sambil berpura-pura menelepon untuk memantau situasi sekitar.
Setelah memastikan kondisi lingkungan sepi, pelaku langsung beraksi. Ia merusak rumah kunci dan kunci stang sepeda motor, kemudian membawa kabur kendaraan tersebut tanpa hambatan. Seluruh rangkaian aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas.
Tak lama kemudian, korban menyadari sepeda motornya telah hilang. Manhuri lalu memberi tahu pamannya. Keduanya selanjutnya mendatangi rumah Ketua RT 05 setempat untuk memastikan kejadian tersebut melalui rekaman CCTV.
“Saya sedang sakit. Motor itu dipakai paman saya untuk belanja ke pasar karena malamnya ada acara haul. Diparkir dalam kondisi terkunci stang, tapi sekitar 20 menit kemudian sudah hilang,” ujar Manhuri (Man Hori).
Setelah memastikan sepeda motor tersebut dicuri, Manhuri bersama Pimpinan Redaksi Sindoraya.com, Samsul Arifin, segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Simokerto.
Dalam laporannya, Samsul Arifin turut menyerahkan rekaman CCTV sebagai barang bukti kepada penyidik. Ia berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut.
“Wajah pelaku terlihat cukup jelas di rekaman CCTV. Kami berharap Unit Reskrim Polsek Simokerto segera bergerak cepat dan menangkap pelaku,” tegas Samsul.
Laporan polisi tercatat dengan nomor TBL-B/23/II/RES.1.8/2026/Reskrim/Surabaya. Laporan diterima pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 16.15 WIB oleh petugas SPKT Polsek Simokerto, Aiptu Eko Sarjanto.
Samsul juga menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap pelaku curanmor, terlebih bukti CCTV telah diserahkan secara lengkap kepada pihak kepolisian.
Ia mengingatkan kembali pernyataan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, yang sebelumnya menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor di Surabaya.
“Saya sudah perintahkan Satreskrim agar tidak ragu. Pelaku curanmor yang membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat, tembak saja,” tegas Kombes Luthfie dalam kegiatan bazar pengembalian barang bukti sepeda motor di Polrestabes Surabaya.
Kini, warga Simolawang menantikan langkah cepat aparat kepolisian dalam mengungkap dan menangkap pelaku. Masyarakat berharap penindakan tegas dapat menghadirkan kembali rasa aman di lingkungan mereka.
Sejumlah awak media menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga pelaku berhasil diamankan, demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi warga Surabaya.
SINTORA NEWS
Tajam • Akurat
( A.z.mustupa)
Editor : Redaksi