SINTORA NEWS | Jawa Timur – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026). Kunjungan ini difokuskan pada Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang melibatkan seluruh camat, kepala desa, serta pilar-pilar sosial di masing-masing daerah.
Dalam agenda tersebut, Gus Ipul menegaskan bahwa pemutakhiran data sosial dan ekonomi merupakan kunci utama agar program bantuan sosial pemerintah benar-benar tepat sasaran. Ia menilai dinamika kondisi sosial ekonomi masyarakat yang terus berubah menuntut akurasi dan pembaruan data secara berkelanjutan.
> “Kalau datanya tidak diperbarui, bantuan bisa salah sasaran. Karena itu saya mengajak seluruh pemerintah daerah melakukan jihad pemutakhiran DTSEN, kerja bersama, konsisten, dan berkelanjutan,” tegas Gus Ipul di hadapan para peserta sosialisasi.
Gus Ipul secara terbuka mengakui bahwa hingga saat ini ketidaktepatan data masih ditemukan di lapangan, mulai dari penerima bantuan yang tidak lagi layak hingga warga rentan yang belum terdata. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar yang tidak bisa diselesaikan oleh Kementerian Sosial saja, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif pemerintah daerah hingga tingkat desa.
Ia menekankan, kualitas DTSEN akan terus membaik seiring dengan komitmen semua pihak dalam melakukan verifikasi, validasi, serta pelaporan data secara rutin dan bertanggung jawab.
Kegiatan sosialisasi ini juga berlangsung semarak dengan penampilan siswa Sekolah Rakyat. Di Kabupaten Sidoarjo, acara dimeriahkan oleh siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 21 Surabaya, sementara di Kabupaten Tuban tampil siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 18 Tuban.
Beragam penampilan ditunjukkan, mulai dari pidato, monolog, pantomim, paduan suara, hingga pembacaan puisi. Seluruh karya yang ditampilkan merefleksikan perkembangan karakter, kepercayaan diri, kreativitas, serta nilai-nilai sosial yang ditanamkan melalui program Sekolah Rakyat.
Gus Ipul pun mengapresiasi penampilan para siswa dan menilai Sekolah Rakyat sebagai instrumen strategis pembangunan manusia, khususnya bagi anak-anak dari keluarga rentan agar memiliki masa depan yang lebih baik.
Melalui kunjungan kerja ini, Kementerian Sosial berharap DTSEN dapat menjadi fondasi kuat bagi seluruh kebijakan perlindungan sosial, sekaligus memastikan setiap bantuan negara benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.
SINTORA NEWS
Tajam dan Akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi