Bupati Bangkalan Resmikan SPPG Desa Pettong, Perkuat Fondasi Program Makan Bergizi Gratis

BANGKALAN — Komitmen Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat kembali ditegaskan. Bupati Bangkalan Lukman Hakim, didampingi Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far, meresmikan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pettong, Kecamatan Tanah Merah, pada Minggu (8/2/2026).

 

Peresmian SPPG tersebut ditandai dengan pemotongan untaian bunga sebagai simbol dimulainya operasional layanan, dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas dapur dan sarana pendukung. Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati turut memastikan kesiapan infrastruktur SPPG bersama Ketua Yayasan Andara Baitul Khoir selaku pengelola.

 

Dalam sambutannya, Bupati Lukman Hakim menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG di Desa Pettong. Ia menilai keberadaan sentra gizi ini menjadi elemen strategis dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari pelajar hingga ibu hamil dan menyusui.

 

“Program MBG merupakan program prioritas nasional yang memiliki dampak jangka panjang. Tidak hanya memastikan kecukupan gizi generasi penerus bangsa, tetapi juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja serta penguatan ekonomi masyarakat di tingkat lokal,” ujar Lukman Hakim.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya pemenuhan gizi masyarakat Bangkalan tidak berhenti pada program MBG semata. Pemerintah daerah, kata dia, juga menjalankan sejumlah program pendukung, salah satunya pemberian susu gratis bagi ibu menyusui serta anak usia 0 hingga 3 bulan, sebagai langkah konkret mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

 

Bupati juga memberikan penekanan khusus terhadap pengelolaan dapur SPPG agar tidak berorientasi pada keuntungan bisnis semata. Menurutnya, SPPG harus menjadi garda terdepan pelayanan sosial yang mengutamakan kualitas, kebersihan, serta standar gizi makanan yang disajikan.

 

“Kualitas menu, higienitas, serta variasi makanan harus benar-benar diperhatikan. Ini menyangkut kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

 

Dalam konteks penguatan ekonomi daerah, Lukman Hakim berharap keberadaan SPPG mampu menciptakan ekosistem perputaran ekonomi berbasis potensi lokal. Ia mendorong pengelola SPPG untuk memprioritaskan penggunaan bahan pangan dari Bangkalan, seperti beras, sayur-mayur, hasil peternakan, hingga produk perikanan lokal.

 

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga tengah menyiapkan rencana pengembangan industri pengolahan padi menjadi beras. Upaya ini diharapkan dapat menyerap hasil panen petani lokal secara optimal sekaligus memenuhi kebutuhan bahan baku SPPG secara berkelanjutan.

 

Peresmian SPPG Desa Pettong ini menjadi sinyal kuat keseriusan Pemkab Bangkalan dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, serta mandiri secara ekonomi melalui pendekatan pelayanan gizi terpadu.

 

 

 

SINTORA NEWS

Tajam dan Akurat 

 

(Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru