Musrenbang 2027 Kecamatan Simokerto: Menyerap Asa Warga, Merajut Pembangunan dari Akar Rumput

SURABAYA – Pemerintah Kecamatan Simokerto menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2027 sebagai ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Multifunction Hall ITC Mall Mega Grosir Lantai 2, Jalan Gembong No. 20–30, Kelurahan Kapasan, Surabaya.

 

Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan menjadi wadah harapan warga dalam menyampaikan kebutuhan riil di lingkungan mereka—mulai dari persoalan sosial, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Simokerto beserta jajaran struktural, serta melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Surabaya, aparat keamanan, unsur legislatif, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemuda dan forum anak dari lima kelurahan di Kecamatan Simokerto.

 

Kolaborasi Lintas Sektor Demi Pembangunan Berkeadilan

 

Sejumlah OPD strategis tampak hadir dan aktif dalam forum ini, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan.

 

Tak hanya itu, turut hadir pula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, serta Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

 

Kehadiran Danramil dan Kapolsek Kecamatan Simokerto menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan wilayah.

 

Aspirasi Warga Jadi Titik Sentral

 

Forum Musrenbang ini terasa hidup dengan kehadiran para Lurah dari Kelurahan Tambakrejo, Simokerto, Kapasan, Simolawang, dan Sidodadi, didampingi Ketua LPMK se-Kecamatan Simokerto, Ketua RW, TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, Koordinator KSH, Karang Werda, hingga pemuda-pemudi dan Forum Anak dari lima kelurahan.

 

Beragam usulan disampaikan warga, mulai dari perbaikan saluran drainase, peningkatan fasilitas kesehatan, penguatan UMKM, hingga perlindungan anak dan lansia. Semua aspirasi dicatat dan dibahas sebagai bahan perencanaan pembangunan yang lebih inklusif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat bawah.

 

Kehadiran Kepala Puskesmas Tambakrejo dan Simolawang turut memperkaya diskusi, khususnya terkait peningkatan layanan kesehatan berbasis wilayah.

 

Dukungan Legislator untuk Suara Rakyat

 

Musrenbang ini juga mendapat perhatian serius dari unsur legislatif. Hadir Dr. Hj. Zuhrotul Mar’ah dan Ajeng Wira Wati, S.Sos., M.PSDM, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, yang secara langsung mendengar dan menyerap aspirasi warga.

 

Keduanya menegaskan komitmen untuk mengawal usulan masyarakat agar dapat terakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah, khususnya pada sektor sosial, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

 

Membangun dari Bawah, untuk Masa Depan Simokerto

 

Musrenbang Kecamatan Simokerto Tahun Anggaran 2027 menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak lahir dari ruang tertutup, melainkan dari dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Di forum inilah suara warga kecil menemukan tempatnya, dan harapan-harapan sederhana dirajut menjadi program nyata.

 

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor, Kecamatan Simokerto menegaskan komitmennya untuk membangun wilayah yang lebih manusiawi, berkeadilan, dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.

 

 

 

SINTORA NEWS

Media Tajam dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru