LAMPUNG UTARA — Aksi kriminal bersenjata di Lampung Utara berakhir dramatis. Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Lampung Utara terlibat baku tembak saat menyergap dua pelaku begal bersenjata api di Kelurahan Kepala Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Senin sore (9/2/2026).
Dalam operasi penangkapan yang berlangsung menegangkan itu, satu pelaku berhasil dilumpuhkan petugas setelah melakukan perlawanan brutal dengan melepaskan tembakan ke arah anggota kepolisian. Sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur dan kini masih diburu aparat hingga ke area perkebunan.
Pelaku yang berhasil ditangkap diketahui bernama Joni Idwar (34), warga Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Ia harus tersungkur setelah polisi mengambil tindakan tegas dan terukur akibat ancaman nyata terhadap keselamatan petugas.
Tak main-main, pelaku diketahui menembakkan senjata api sebanyak dua kali ke arah anggota dan kendaraan dinas kepolisian. Akibatnya, mobil petugas mengalami kerusakan dengan lubang bekas tembakan, menjadi bukti nyata keganasan pelaku saat hendak diamankan.
Kasatreskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel, menegaskan bahwa tindakan tegas terpaksa dilakukan demi keselamatan anggota di lapangan.
> “Pelaku melakukan perlawanan aktif dengan menembakkan senjata api ke arah petugas dan kendaraan dinas. Situasi tersebut sangat membahayakan, sehingga anggota mengambil tindakan tegas terukur,” ujar Ivan, Selasa (10/2/2026).
Akibat tindakan tersebut, Joni Idwar mengalami luka tembak di kedua kaki. Ia sempat dilarikan ke RSUD Ryacudu Kotabumi untuk mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya digiring ke Mapolres Lampung Utara guna menjalani pemeriksaan intensif.
Berawal dari Laporan Mahasiswi
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan seorang mahasiswi berinisial SW (22), warga Kotabumi Selatan, yang menjadi korban pencurian sepeda motor. Peristiwa itu terjadi di area parkir pusat kebugaran Mr Gym, Kelurahan Tanjung Aman, Jumat sore (6/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Saat itu, korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat Sporty CBS ISS warna hitam doff dalam kondisi terkunci stang. Namun, usai berolahraga, kendaraan tersebut raib tanpa jejak.
Laporan korban langsung ditindaklanjuti Tim Tekab 308 Presisi. Dari hasil penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan, polisi berhasil mengendus keberadaan para pelaku beserta barang bukti, hingga akhirnya dilakukan penyergapan yang berujung baku tembak.
Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang melarikan diri. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku buron tersebut.
SINTORA NEWS
Berani • Tajam • Akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi