GAGAL SELUNDUPKAN HP KE LAPAS MADIUN, DUA PENGUNJUNG TERJARING RAZIA KETAT PETUGAS Madiun

Madiun – Upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun kembali berhasil digagalkan. Petugas pengamanan menggagalkan masuknya empat unit telepon genggam beserta empat charger yang hendak dibawa masuk oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026).

 

Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap seluruh pengunjung di pintu utama lapas. Prosedur penggeledahan badan dilakukan secara ketat sebagai bagian dari komitmen pemberantasan peredaran handphone dan barang terlarang di dalam lapas.

 

Saat proses pemeriksaan berlangsung, petugas mencurigai gerak-gerik salah satu pengunjung yang terlihat tidak nyaman. Kecurigaan semakin menguat setelah ditemukan adanya bagian mencurigakan pada area kaki.

 

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, petugas menemukan barang-barang terlarang tersebut ditempelkan di bagian kaki menggunakan lakban. Modus ini diduga dilakukan untuk mengelabui pemeriksaan visual biasa.

 

Empat unit telepon genggam dan empat charger yang disembunyikan dengan rapi itu langsung diamankan sebagai barang bukti. Sementara kedua pengunjung tersebut segera diperiksa lebih lanjut oleh pihak lapas untuk proses pendalaman dan penelusuran kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

 

Keberhasilan ini menunjukkan konsistensi jajaran Lapas Kelas I Madiun dalam memperketat pengawasan serta menutup celah penyelundupan barang terlarang. Pihak lapas menegaskan bahwa penggeledahan akan terus dilakukan secara profesional dan tanpa kompromi demi menjaga keamanan serta ketertiban di dalam lingkungan pemasyarakatan.

 

Upaya ini juga menjadi peringatan tegas bahwa segala bentuk percobaan pelanggaran aturan, terutama penyelundupan alat komunikasi ilegal, tidak akan ditoleransi.

 

Langkah pengamanan yang sigap tersebut sekaligus mempertegas komitmen aparat pemasyarakatan dalam menciptakan lapas yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru