KAMPAR – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Sattahti Polres Kampar menggelar kegiatan silaturahmi dan tausiyah keagamaan bersama para tahanan di Ruang Tahanan Polres Kampar, Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Sebanyak 85 orang tahanan mengikuti rangkaian acara yang dihadiri oleh Kasat Tahti Polres Kampar IPTU Joko Sumarno beserta personel Sattahti. Hadir sebagai penceramah, Ustadz Dr. Paisal, S.Ag., M.H, yang memberikan siraman rohani menjelang bulan penuh berkah.
Acara diawali dengan pembukaan oleh protokol, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu tahanan kasus narkoba, Sdr. Indra Rius. Suasana semakin menyentuh ketika saritilawah Al-Qur’an dibawakan oleh tahanan kasus tipu gelap, Sdri. Eci Setia Fitri. Lantunan ayat suci menggema di balik jeruji, menghadirkan ketenangan dan harapan baru bagi para penghuni rutan.
Memasuki puncak acara, Ustadz Dr. Paisal menyampaikan tausiyah bertema “Bersihkan Diri, Bersihkan Hati, Menuju Ridho Ilahi.” Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh tahanan untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri, membersihkan hati dari dosa dan kesalahan, serta memperbanyak ibadah.
“Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan kembali kepada jalan yang diridhai Allah SWT,” pesan Ustadz Paisal di hadapan para peserta.
Sementara itu, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang di tempat terpisah menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani ini merupakan bagian dari komitmen Polres Kampar dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual kepada para tahanan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan semangat baru bagi para tahanan untuk memperbaiki diri. Ramadhan menjadi momentum penting untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas segala kesalahan,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pembinaan keagamaan, Ustadz Dr. Paisal juga menyerahkan bantuan berupa 20 kitab suci Al-Qur’an kepada pihak rutan Polres Kampar. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan para tahanan untuk memperdalam pemahaman agama selama menjalani masa penahanan, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.20 WIB tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif. Acara kemudian ditutup dengan makan siang bersama di rutan Polres Kampar, menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan di balik jeruji besi.
Momentum ini menjadi bukti bahwa pembinaan spiritual tetap menjadi perhatian aparat kepolisian, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun kesadaran moral dan harapan akan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Sintora News
Berani, Tajam, dan Akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi