Senin, 16 Februari 2026 | 17.38 WIB
SINTORA NEWS – Niat menyelesaikan persoalan secara baik-baik justru berubah menjadi tragedi berdarah. Seorang pria berinisial IB tewas usai ditikam dalam perkelahian yang terjadi di kawasan Jalan Masjid Jami, tepatnya di halaman Toko Maju Jaya, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Minggu (15/2) dini hari.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, luka tusuk di bagian dada kanan yang dideritanya tergolong serius hingga akhirnya merenggut nyawanya.
Peristiwa nahas tersebut diduga dipicu pertengkaran antara korban dan terduga pelaku berinisial MA alias Camuh. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban tengah duduk bersama dua rekannya di Warung Yuma.
Di lokasi itu, korban diketahui berkomunikasi melalui pesan singkat dengan pelaku terkait persoalan pribadi. Keduanya kemudian sepakat untuk bertemu dengan tujuan menyelesaikan masalah secara damai.
Karena suasana warung cukup ramai, korban dan pelaku berpindah ke halaman Toko Maju Jaya untuk melanjutkan pembicaraan. Namun, alih-alih mencapai kesepakatan, pertemuan tersebut justru memanas dan berujung cekcok.
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa, mengungkapkan bahwa pelaku diduga tersulut emosi saat perdebatan berlangsung.
“Ketika korban berdiri, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dan menusuk dada kanan korban,” ujarnya, Senin (16/2).
Tak lama setelah kejadian, tim Ops Macan Polresta Banjarmasin yang sedang berpatroli di sekitar lokasi berhasil mengamankan pelaku. Polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah belati sepanjang kurang lebih 26 sentimeter dengan gagang dan kumpang kayu berwarna cokelat.
Selain mengamankan senjata tajam, petugas turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi guna memperkuat proses penyidikan.
Atas perbuatannya, MA dijerat Pasal 458 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Saat ini, pelaku masih menjalani proses hukum lebih lanjut di Polresta Banjarmasin.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa konflik pribadi yang tidak dikelola dengan kepala dingin dapat berujung fatal. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian secara bijak dan tidak terpancing emosi.
SINTORA NEWS – Berani, Tajam, dan Akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi