Diserang Brutal di Jalan Sawah, Istri Pensiunan TNI Dibacok OTK di Lumajang — Motif Masih Misterius

Lumajang – Aksi kekerasan kembali mengguncang ketenangan warga Jawa Timur. Seorang wanita bernama Musrifah (40), istri seorang pensiunan TNI, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di Desa Boreng, Kabupaten Lumajang, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

 

Peristiwa berdarah itu terjadi saat korban melintas seorang diri menggunakan sepeda motor Honda Vario di kawasan jalan persawahan, dekat Perumahan Alafasy Best Village, tak jauh dari kediamannya di Puri Citra Village.

 

Tanpa diduga, dua pria yang berboncengan sepeda motor mendekati korban. Dalam hitungan detik, salah satu pelaku mengayunkan senjata tajam ke arah kepala Musrifah. Serangan brutal tersebut membuat korban kehilangan kendali, terjatuh dari sepeda motor dan tercebur ke saluran irigasi di tepi jalan.

 

Warga yang melintas di lokasi kejadian sontak dibuat panik melihat korban dalam kondisi bersimbah darah. Sementara itu, kedua pelaku langsung melarikan diri memanfaatkan situasi yang sepi dan minim penerangan.

 

Akibat pembacokan tersebut, Musrifah mengalami luka serius di bagian kepala serta luka gores pada tangan dan kaki. Meski diserang secara brutal, sepeda motor dan barang-barang milik korban dilaporkan tidak hilang, memunculkan dugaan bahwa aksi ini bukan sekadar percobaan perampasan.

 

Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Haryoto Lumajang. Tim medis terus melakukan penanganan untuk memastikan kondisi korban stabil pasca serangan.

 

Pihak kepolisian bergerak cepat. Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menyampaikan bahwa hingga kini aparat masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas pelaku sekaligus motif di balik penyerangan tersebut.

 

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi,” ujarnya.

 

Fakta bahwa tidak ada barang korban yang hilang membuat publik bertanya-tanya. Apakah ini aksi teror? Dendam pribadi? Atau ada motif lain yang lebih kompleks?

 

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa tindak kekerasan bisa terjadi kapan saja, bahkan di lingkungan yang selama ini dianggap aman dan dekat permukiman warga.

 

Aparat diharapkan segera mengungkap pelaku agar rasa aman masyarakat Lumajang kembali pulih. Warga pun diminta lebih waspada, terutama saat melintas di jalur-jalur sepi menjelang malam hari.

 

Kasus ini kini menjadi perhatian luas dan menambah daftar panjang tindak kriminal jalanan yang meresahkan masyarakat.

 

 

Sintora News – Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru