Kantor Wapres Buka Layanan Pengaduan Pendidikan, Gibran: Tebus Ijazah dan SPP Bisa Diselesaikan di Kebon Sirih

Jakarta – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat kecil dengan membuka layanan pengaduan khusus di Kantor Wakil Presiden. Layanan tersebut difokuskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan warga, terutama terkait penebusan ijazah yang tertahan dan tunggakan SPP sekolah.

 

Pernyataan itu disampaikan Gibran saat menyapa jemaah usai melaksanakan salat Isya dan Tarawih pada malam kedua Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Falaah, Kamis (19/2/2026) malam.

 

Di hadapan warga, Gibran menyampaikan bahwa Kantor Wakil Presiden yang berlokasi di Kebon Sirih terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan administratif, khususnya di bidang pendidikan.

 

> “Warga bisa datang ke kantor kami mengeluh masalah apa pun. Seperti tebus ijazah atau uang SPP yang tidak bisa dibayar, itu bisa diselesaikan di kantor kami di Kebon Sirih,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (20/2).

 

 

 

Hadir Memberi Solusi Nyata

 

Menurut Gibran, pemerintah ingin memastikan negara hadir secara nyata dalam membantu masyarakat, terutama mereka yang terkendala masalah biaya pendidikan. Ia memahami bahwa persoalan administrasi seperti ijazah tertahan akibat tunggakan kerap menjadi hambatan serius bagi lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan.

 

Karena itu, Kantor Wapres kini membuka ruang pengaduan langsung pada hari kerja, Senin hingga Jumat. Warga dipersilakan datang dan menyampaikan persoalan yang dihadapi agar dapat segera dicarikan solusi bersama kementerian atau lembaga terkait.

 

Langkah ini dinilai sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap keluhan masyarakat yang selama ini sering kali berlarut-larut tanpa penyelesaian.

 

Safari Ramadan dan Serap Aspirasi

 

Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Gibran juga menyampaikan salam hangat dari Presiden RI, Prabowo Subianto, yang saat ini tengah menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri.

 

> “Salam hangat untuk Bapak dan Ibu dari Presiden Prabowo. Saat ini beliau sedang bertugas di luar negeri. Mari kita doakan semoga beliau senantiasa sehat dan diberikan kelancaran dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Gibran.

 

 

 

Wapres sengaja memilih masjid yang berada di kawasan permukiman padat penduduk sebagai lokasi Safari Ramadan. Tujuannya tidak hanya untuk beribadah bersama, tetapi juga menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

 

Menanggapi laporan pengurus wilayah setempat mengenai sejumlah persoalan yang kerap muncul dalam forum Musrenbang, Gibran berkomitmen untuk mempelajarinya lebih lanjut.

 

> “Informasi ini akan kami gali dulu, Pak RW, dan kami akan coba carikan solusinya,” tegasnya.

 

 

 

Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan Rakyat

 

Program layanan pengaduan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin memperkuat pendekatan langsung kepada masyarakat. Masalah pendidikan, khususnya bagi warga kurang mampu, menjadi perhatian utama karena menyangkut masa depan generasi muda.

 

Dengan dibukanya akses pengaduan di Kantor Wapres, diharapkan tidak ada lagi siswa yang tertahan ijazahnya akibat tunggakan biaya, maupun anak-anak yang terpaksa putus sekolah karena tidak mampu membayar SPP.

 

Acara Safari Ramadan diakhiri dengan doa bersama dan apresiasi Wapres atas sambutan hangat warga Manggarai. Ia berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi persoalan masyarakat.

 

 

 

Sintora News

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru