GRESIK – Suasana khusyuk Ramadan berubah menjadi kepanikan bagi pasangan suami istri di Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Rumah milik Suriono dan Nuriati menjadi sasaran pencurian saat keduanya tengah menunaikan salat tarawih di masjid, Jumat (20/2/2026) malam.**
Peristiwa itu terjadi ketika korban meninggalkan rumah untuk beribadah di Masjid Balekambang yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggal mereka. Namun, sepulang dari masjid sekitar pukul 20.00 WIB, keduanya justru mendapati kondisi rumah sudah tak seperti saat ditinggalkan.
Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, korban pertama kali menyadari kejanggalan ketika melihat pagar rumah dalam keadaan terbuka.
“Setelah selesai salat tarawih dan kembali ke rumah, korban melihat pagar sudah terbuka. Saat diperiksa lebih lanjut, pintu depan juga dalam kondisi terbuka,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Kecurigaan semakin menguat ketika korban masuk ke dalam rumah. Pintu kamar bagian tengah terbuka, dan isi ruangan dalam kondisi berantakan. Lemari tempat menyimpan barang berharga tampak telah diacak-acak.
Dari hasil pengecekan, sejumlah barang bernilai tinggi dilaporkan hilang. Perhiasan emas berupa kalung, cincin, gelang, dan anting dengan nilai taksiran mencapai Rp 25 juta raib digondol pelaku. Selain itu, uang tunai sebesar Rp 20.800.000 turut dibawa kabur.
Tak hanya harta benda, sejumlah dokumen penting juga ikut hilang, di antaranya kartu ATM, buku nikah, hingga kartu BPJS milik korban.
Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 45,8 juta.
Saat ini, kasus pencurian tersebut telah resmi dilaporkan dan tengah ditangani aparat kepolisian setempat. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu tertentu untuk beribadah di bulan Ramadan. Aparat kepolisian juga mengimbau warga untuk memastikan pintu dan pagar terkunci dengan aman serta mempertimbangkan sistem keamanan tambahan guna mencegah aksi kejahatan serupa.
SINTORA NEWS
Berani, Tajam, dan Akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi