Audit BPK RI Masuk Rutan Kelas I Surabaya, Perkuat Transparansi Pengelolaan Anggaran 2025

SINTORA NEWS – Upaya memperkuat tata kelola keuangan negara terus dilakukan melalui mekanisme pengawasan yang ketat dan profesional. Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya bersama seluruh jajaran menghadiri kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 yang digelar pada Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Aula Gedung Utama Rutan Kelas I Surabaya.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) dalam rangka memastikan akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi dalam pengelolaan keuangan negara.

 

Entry meeting tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa seluruh satuan kerja di lingkungan pemasyarakatan wajib bersikap kooperatif, terbuka, dan responsif terhadap proses audit. Menurutnya, pemeriksaan bukan semata agenda administratif, melainkan instrumen penting untuk memperkuat integritas institusi dan meningkatkan kualitas layanan publik.

 

Rutan Kelas I Surabaya menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dilakukan uji petik oleh tim pemeriksa. Dalam proses tersebut, Kepala Seksi Pengelolaan bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) turut mendampingi dan memberikan penjelasan teknis terkait administrasi serta pelaksanaan anggaran Tahun 2025.

 

Melalui mekanisme uji petik, tim auditor melakukan pendalaman terhadap berbagai dokumen strategis, mulai dari perencanaan program, realisasi anggaran, laporan pertanggungjawaban belanja, hingga kesesuaian antara pelaksanaan kegiatan dengan ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan ini juga mencakup evaluasi efektivitas penggunaan anggaran dalam mendukung tugas dan fungsi pemasyarakatan.

 

Partisipasi aktif seluruh jajaran Rutan Surabaya dalam proses pemeriksaan menjadi wujud komitmen nyata terhadap penerapan prinsip good governance. Pengelolaan anggaran yang tertib, efisien, dan akuntabel dinilai memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

 

Anggaran yang dikelola secara profesional berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan, penyediaan layanan kesehatan, pelaksanaan program pembinaan kepribadian dan kemandirian, hingga penguatan sarana dan prasarana keamanan. Seluruh aspek tersebut menjadi fondasi utama dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pembinaan.

 

Dengan adanya pemeriksaan dari BPK RI, Rutan Kelas I Surabaya berharap dapat terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. Proses audit dipandang sebagai momentum untuk memperkuat budaya kerja yang transparan, profesional, serta bebas dari penyimpangan.

 

Langkah ini sejalan dengan komitmen reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.

 

Melalui sinergi antara pengawasan eksternal dan komitmen internal organisasi, Rutan Kelas I Surabaya optimistis mampu mempertahankan integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkesinambungan.

 

 

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru