Dikeroyok Belasan Pemotor di Bangkalan, Pemuda Asal Kamal Terluka Saat Coba Menyelamatkan Diri

BANGKALAN – Aksi pengeroyokan terhadap seorang pemuda terjadi di kawasan Jalan Raya Desa Labang, tepatnya di sekitar Lapangan Desa Labang, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Senin (23/2/2026). Insiden tersebut sontak menggegerkan warga sekitar yang berada di lokasi kejadian.

 

Korban diketahui bernama Farhan Asari (20), warga Dusun Markas, Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal. Akibat kejadian itu, Farhan mengalami luka lecet di bagian leher belakang dekat telinga serta pelipis kanan setelah terjatuh saat berupaya menghindari serangan.

 

Kasi Humas Polres Bangkalan, Agung Intama, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika korban dalam perjalanan dari Surabaya menuju wilayah Kamal. Saat melintas di Jalan Raya Desa Labang, korban disebut berhenti sejenak di sekitar lapangan desa.

 

“Tak berselang lama, sekitar 15 sepeda motor datang dari arah timur dan langsung mendekati korban,” ujar Agung, Selasa (24/2/2026).

 

Situasi yang awalnya tampak biasa mendadak berubah mencekam. Rombongan pemotor tersebut diduga langsung melakukan intimidasi hingga berujung aksi kekerasan terhadap korban. Dalam kondisi terdesak, Farhan berusaha menyelamatkan diri. Namun nahas, ia terjatuh hingga mengalami luka di beberapa bagian wajah dan leher.

 

Warga sekitar yang mengetahui adanya keributan sempat berupaya mendekat, namun para pelaku disebut segera meninggalkan lokasi setelah insiden terjadi. Hingga kini, motif pengeroyokan tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri identitas para terduga pelaku.

 

Kasus ini kembali menjadi sorotan terkait maraknya aksi kekerasan jalanan yang melibatkan kelompok bermotor. Aparat diharapkan dapat segera mengungkap para pelaku agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, khususnya di wilayah Bangkalan dan sekitarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada kewaspadaan pribadi, namun juga pada penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan.

 

 

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Zainal.A)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru