KEPALA SEKOLAH DAN KEPALA PEKON DIGEREBEK SAAT PESTA SABU, 10 ORANG DITAHAN POLRES TANGGAMUS

TANGGAMUS – Aparat dari Polres Tanggamus menggerebek sebuah pesta sabu di wilayah Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Minggu (15/2). Dalam penggerebekan yang dilakukan di Pekon Sukamara tersebut, polisi mengamankan 12 orang, termasuk seorang kepala sekolah dan kepala pekon.

 

Kapolres Tanggamus, Rahmad Sujatmiko, mengungkapkan bahwa penggerebekan berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di salah satu rumah warga. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas langsung melakukan penggerebekan dan mendapati enam pria tengah menggelar pesta sabu.

 

“Dari lokasi pertama, kami mengamankan enam orang dengan barang bukti sabu seberat 1,15 gram,” ujar AKBP Rahmad dalam keterangannya.

 

Tidak berhenti di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan. Hasilnya, petugas kembali mengamankan enam orang lainnya, termasuk YS (46) bersama lima pria lain. Dari keseluruhan 12 orang yang diamankan, terdapat seorang kepala sekolah dan kepala pekon yang diduga turut terlibat dalam pesta narkotika tersebut.

 

Dari rangkaian penggerebekan itu, polisi menyita total barang bukti sabu seberat 16,55 gram, sejumlah alat hisap (bong), serta beberapa unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi maupun konsumsi narkotika.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan tes urine, dua orang dinyatakan negatif narkoba dan berstatus sebagai saksi. Sementara 10 orang lainnya resmi ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini guna membongkar jaringan peredaran sabu yang lebih luas di wilayah Tanggamus dan sekitarnya.

 

“Kami tidak akan berhenti pada pengguna. Kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap pemasok dan jaringan di atasnya,” tegasnya.

 

Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran melibatkan figur yang seharusnya menjadi panutan di tengah masyarakat. Aparat kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan transparan dan tanpa pandang bulu.

 

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi peringatan keras bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius, bahkan menyasar berbagai lapisan profesi dan jabatan.

 

 

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru