Ramadan Momentum Penguatan Integritas, Karutan Surabaya Hadiri Tausiyah dan Buka Bersama Kanwil Ditjenpas Jatim

Sidoarjo – Suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan mewarnai kegiatan Tausiyah Ramadan dan Buka Bersama yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Selasa (24/2), di Sidoarjo. Kegiatan ini dihadiri para kepala satuan kerja pemasyarakatan se-Jawa Timur, termasuk Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo.

 

Acara tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat nilai spiritual di lingkungan pemasyarakatan selama bulan suci Ramadan. Dalam suasana yang sarat kebersamaan, seluruh jajaran diajak menjadikan Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga ruang refleksi untuk meningkatkan kualitas integritas dan pelayanan publik.

 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadan merupakan momen strategis untuk memperkokoh komitmen moral aparatur pemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, memperkuat solidaritas internal, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah dinamika tugas yang kian kompleks.

 

“Ramadan harus menjadi pengingat bahwa tugas pemasyarakatan bukan hanya soal pembinaan warga binaan, tetapi juga tentang menjaga nilai kemanusiaan, kejujuran, dan tanggung jawab,” tegasnya di hadapan para peserta.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang mengangkat tema keikhlasan dalam pengabdian dan pentingnya ukhuwah atau persaudaraan dalam membangun organisasi yang solid. Dalam ceramahnya, penceramah mengajak seluruh insan pemasyarakatan untuk menjadikan pekerjaan sebagai ladang amal, serta mengedepankan pelayanan yang tulus dan profesional kepada masyarakat.

 

Tidak hanya berisi siraman rohani, kegiatan ini juga diwarnai aksi nyata kepedulian sosial. Santunan diberikan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan An-Nur sebagai bentuk empati dan tanggung jawab sosial. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis, disambut haru dan doa bersama agar keberkahan Ramadan senantiasa menyertai seluruh jajaran.

 

Kehadiran Tristiantoro Adi Wibowo dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Rutan Kelas I Surabaya dalam mendukung program pembinaan mental dan spiritual pegawai. Ia menilai, kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam membangun karakter aparatur yang tidak hanya profesional, tetapi juga berakhlak.

 

Menurutnya, penguatan nilai spiritual akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan dan tata kelola organisasi. “Kebersamaan dan semangat berbagi yang terbangun hari ini diharapkan mampu mempererat soliditas serta memperkuat komitmen pengabdian kita kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Momentum buka puasa bersama pun menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan jajaran pemasyarakatan Jawa Timur. Dengan semangat Ramadan, seluruh peserta diharapkan mampu terus menjaga integritas dan menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kemanfaatan publik.

 

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa institusi pemasyarakatan tidak hanya fokus pada aspek pembinaan warga binaan, tetapi juga konsisten membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.

 

 

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru