Kebakaran Hebat Landa Rusun Sombo Surabaya, 5 Unit Hangus Terbakar, 17 Jiwa Mengungsi

Surabaya, 25 Februari 2026 – Kebakaran hebat melanda Rusun Sombo yang berada di Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, Rabu (25/2/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan lima unit hunian di lantai tiga dan menyebabkan 17 jiwa terpaksa mengungsi.

 

Kejadian bermula dari laporan warga melalui layanan darurat Command Center 112 terkait munculnya api di lantai 3, tepatnya di unit 309-B atas nama Mudhofar. Warga setempat sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun kobaran api dengan cepat membesar dan tidak dapat dikendalikan.

 

Melihat situasi semakin memburuk, warga segera menghubungi layanan darurat 112. Tidak berselang lama, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api yang melahap sejumlah unit di lantai tiga. Setelah proses pemadaman intensif, titik api akhirnya berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pembasahan untuk mencegah api kembali menyala.

 

Dari data yang dihimpun di lapangan, lima unit hunian yang terbakar habis berada di lantai tiga, masing-masing ditempati oleh:

 

Bapak Soleh (Unit 306)

 

Bapak Mardisu (Unit 307)

 

Bapak Surohman (Unit 308)

 

Bapak Mudhofar (Unit 309-B)

 

Bapak Agus (Unit 309-A)

 

 

Total penghuni terdampak mencapai 17 jiwa. Seluruh korban untuk sementara waktu ditampung di Gedung Serbaguna RW 5 Simolawang yang lokasinya tidak jauh dari Rusun Sombo.

 

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu warga mengalami luka akibat tersengat listrik. Korban diketahui bernama Moch Rois yang tersengat listrik saat melakukan pembersihan di unit 307. Korban segera mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk perawatan lebih lanjut.

 

Pasca kebakaran, Satgas PLN langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan jaringan dan kabel listrik di area terdampak guna memastikan keamanan instalasi listrik serta mencegah potensi bahaya lanjutan.

 

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya bergerak cepat memberikan bantuan logistik kepada para korban. Bantuan yang disalurkan meliputi kasur lipat, selimut, terpal, serta permakanan tiga kali sehari selama sepuluh hari ke depan.

 

Sejumlah unsur terkait turut hadir dan melakukan pengamanan serta penanganan di lokasi kejadian, antara lain Kepala DPKP beserta jajaran, BPBD Kota Surabaya dan Tagana, Satgas DPRKPP, Satpol PP Posko Utara, Satgas PLN, Danramil dan Babinsa Simokerto, Polsek Simokerto, Camat Simokerto, Lurah Simolawang, Kasi Trantib dan Satpol PP Kecamatan Simokerto, Satpol PP dan staf Kelurahan Simolawang, Ketua RW 5 beserta pengurus RW dan RT, PKK, KSH Simolawang, serta Karang Taruna Simolawang.

 

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik di hunian vertikal serta pentingnya kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi darurat.

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( A.z.mustopa )

Editor : Redaksi

Berita Terbaru