Empat Bandit Bersenjata Parang Teror Sumobito, Pedagang Lansia Dibacok Saat Pertahankan Uang Rp10 Juta

JOMBANG – Aksi pencurian dengan kekerasan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Jombang. Seorang pedagang sembako lanjut usia menjadi korban kebrutalan komplotan bandit jalanan bersenjata tajam di Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito.

 

Korban diketahui bernama Lilik Anggraini (62). Ia mengalami luka serius setelah dibacok para pelaku ketika berusaha mempertahankan tas berisi uang hasil usaha sebesar Rp10 juta.

 

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 17.40 WIB. Saat kejadian, korban bersama suaminya, Loo Sianturi (67), tengah dalam perjalanan pulang dari toko sembako milik mereka, “Sumber Hidup”, yang berada di kawasan Pasar Sumobito. Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Prima.

 

Di tengah perjalanan, sebuah sepeda motor Suzuki Satria hitam mendekat dan memepet kendaraan korban hingga terpaksa menepi. Situasi semakin mencekam ketika dua sepeda motor lain datang dari belakang dan dengan sengaja menabrak motor korban.

 

Dua pria yang dibonceng langsung turun sambil menghunus parang. Mereka berusaha merampas tas yang dibawa Lilik. Korban yang berupaya mempertahankan uang hasil penjualan sembako itu justru menjadi sasaran serangan brutal.

 

Akibat sabetan senjata tajam, Lilik mengalami luka sobek pada kedua tangannya. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara para pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp10 juta dan melarikan diri ke arah barat sebelum berbelok ke selatan.

 

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menyatakan pihaknya telah mengantongi identitas empat orang pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.

 

“Kami sudah mengidentifikasi empat pelaku pencurian dengan kekerasan yang menggunakan senjata tajam. Saat ini tim masih melakukan pengejaran,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

 

Polisi juga telah mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi guna mempercepat proses pengungkapan kasus. Aparat menegaskan para pelaku tergolong berbahaya karena tidak segan melukai korban.

 

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan jalanan di wilayah Jombang dan memicu kekhawatiran masyarakat, terlebih menjelang momentum Lebaran 2026 yang kerap diiringi peningkatan tindak kriminalitas.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat membawa uang tunai dalam jumlah besar, serta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

 

SINTORA NEWS

Berani Tajam dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru