KARANGASEM DIGUNCANG GELOMBANG KRIMINAL, 16 TERSANGKA DIBEKUK DALAM DUA BULAN TERAKHIR

SINTORA NEWS – Bali.

Aparat Satreskrim Polres Karangasem menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak kriminalitas di wilayah hukum Kabupaten Karangasem. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, sebanyak 16 tersangka berhasil diamankan dari total 19 laporan kasus yang ditangani.

 

Langkah tegas ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menekan angka kejahatan yang sempat meresahkan masyarakat, mulai dari pencurian ternak hingga aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor.

 

Kapolres Karangasem, I Made Santika, menegaskan seluruh tersangka kini telah diamankan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia memastikan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi di wilayah Karangasem.

 

Rincian Kasus yang Diungkap

 

Berdasarkan data kepolisian, dari 19 kasus yang ditangani tersebut, terdiri atas:

 

4 kasus pencurian dengan pemberatan (Curat)

 

4 kasus pencurian dengan kekerasan (Curas/Begal)

 

5 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor)

 

2 kasus pencurian biasa

 

Serta sejumlah kasus lain yang masih dalam pendalaman

 

 

Salah satu kasus yang cukup menyita perhatian publik adalah pencurian hewan ternak di wilayah Manggis. Seorang pelaku berinisial IWM nekat membawa kabur seekor anak sapi jantan langsung dari kandang milik warga. Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga telah beberapa kali memantau lokasi sebelum akhirnya menjalankan aksinya.

 

Selain itu, polisi juga berhasil membongkar komplotan begal yang beraksi di sejumlah titik rawan, serta meringkus lima tersangka spesialis pencurian sepeda motor yang selama ini kerap membuat warga resah.

 

Komitmen Penegakan Hukum

 

Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan akhir dari upaya pemberantasan kejahatan. Pihaknya akan terus meningkatkan patroli, pengawasan wilayah rawan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengamankan kendaraan dengan kunci ganda, serta memastikan keamanan kandang ternak dan rumah saat ditinggal,” tegasnya.

 

Pengungkapan puluhan kasus ini sekaligus menjadi pesan keras bagi para pelaku kejahatan bahwa aparat penegak hukum tidak akan tinggal diam. Namun demikian, kepolisian juga mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat semata, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

 

Dengan 16 tersangka telah diamankan dan barang bukti disita, situasi keamanan di Karangasem diharapkan semakin kondusif. Meski begitu, aparat tetap membuka ruang pelaporan bagi warga yang menjadi korban tindak kriminal.

 

Masyarakat pun diimbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar demi mencegah potensi kejahatan sejak dini.

 

 

 

SINTORA NEWS

Berani, Tajam, dan Akurat

 

( Redaksi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru