SINTORA NEWS – Kecelakaan kerja tragis kembali terjadi. Seorang pekerja tambal ban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah ban truk tronton yang sedang diisinya meledak hebat di Jalan Raya Ahmad Yani, wilayah Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Senin (02/03/2026).
Ledakan keras tersebut sontak mengagetkan warga sekitar. Komponen besi pengunci pelek terlepas akibat tekanan tinggi dan menghantam kepala korban dengan keras hingga menyebabkan korban tewas seketika di tempat.
Peristiwa nahas itu bermula ketika sebuah truk tronton yang dikemudikan Teguh Irawan singgah di kios tambal ban milik Rinto Simangunsong, warga Kelurahan Magersari, untuk menambah tekanan angin. Ban truk diketahui dalam kondisi kurang angin sebelum akhirnya dilakukan pengisian ulang.
Kapolsek Gedangan, Kompol A Agung GPW, menjelaskan bahwa saat proses pengisian berlangsung, sopir sempat mengingatkan agar tekanan angin tidak dinaikkan terlalu tinggi. Namun situasi berubah dalam hitungan detik.
“Ban tiba-tiba meletus dan komponen besi kunci pelek terlepas. Bagian tersebut menghantam kepala korban hingga meninggal dunia di tempat,” ujarnya.
Dentuman ledakan terdengar cukup keras dan membuat warga sekitar berhamburan keluar. Beberapa saksi mata menyebutkan korban sempat terpental akibat kuatnya tekanan udara yang dilepaskan saat ban pecah.
Petugas dari Unit Reskrim dan Lantas Polsek Gedangan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat perkara kejadian (TKP). Sejumlah saksi, termasuk pengemudi truk dan warga sekitar, turut dimintai keterangan guna memastikan kronologi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan tingginya risiko dalam pekerjaan pengisian angin ban kendaraan berat. Ban truk tronton memiliki tekanan tinggi dan bobot besar, sehingga kesalahan kecil dalam prosedur pengisian dapat berakibat fatal.
Kapolsek Gedangan mengimbau para pemilik kendaraan, sopir truk, serta pekerja tambal ban agar selalu memperhatikan standar keamanan kerja. Tekanan udara harus disesuaikan dengan spesifikasi pabrikan, serta penggunaan alat pengaman seperti pengunci pengaman ban (safety cage) sangat dianjurkan untuk meminimalkan risiko ledakan.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden kerja yang berujung maut akibat kelalaian atau kurangnya perlindungan keselamatan. Edukasi dan kewaspadaan menjadi kunci agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
SINTORA NEWS
Berani, Tajam, dan Akurat
( Redaksi)
Editor : Redaksi